top of page

10. Batu-batu Hewau

Jika suatu saat kalian ke Sabu,

singgahlah ke Pantai Hewau, Raemadia

 

Bukan,

bukan karena jernih airnya,

atau hamparan pasirnya,

atau merah mataharinya,

atau lain-lainnya.

Tapi karena bebatuannya.

Ah, memang dari jauh

mereka hanya butir-butir coklat

yang terserak begitu saja.

Tapi coba kau dekati!

Maka akan kau temukan batuan

segala warna, bentuk, ukuran, dan corak,

lebih dari yang bisa kau pikirkan

terhampar di bawah kakimu.

Kurasa,

mereka jelas mengalahkan

keindahan etalase perhiasan di toko.

Dan aku jelas-jelas seorang pengunjung

yang betah berlama-lama.

Karena tiap langkah adalah

penemuan baru yang tak habis-habis.

Yang merah jingga dengan patahan kristal,

yang hijau biru coklat berlapis-lapis,

yang hitam legam dengan semburat putih,

yang ungu dengan corak bergelombang.

Ah, kau pasti punya kesukaanmu sendiri!
 

Datanglah kemari,

paling baik di pagi hari

saat ombak masih sampai

untuk membilas seluruh bebatuan.

Mereka paling indah saat basah

dan warna alaminya paling terlihat

dibawah sinar putih matahari pagi.

Sudah ya, aku nanti kesiangan.

Aku mau menggambar mereka lagi!

Chike Tania, Visual Storyteller

  • Instagram
bottom of page