top of page
Cerita-cerita kecil
03. Merakit-rakit dahulu,
bersepeda kemudian
Tugas besar menanti di bandara El Tari, Kupang
yaitu merakit sepeda.
Puji Tuhan, petugas bandara mengijinkan kami
merakit di dalam gedung.
Jika di luar, tentu aduhai panasnya.
Meski malu karena kegiatan ini
mengundang tatapan puluhan mata,
kami tetap tekun
menyatukan bagian-bagian sepeda.
Niko kaptennya, saya asistennya.
Setelah 3 jam, dua sepeda berdiri tegak
dengan sepasang pannier di tiap sisinya.
Pa Deni, seorang petugas,
dengan senang hati bersedia
dititipi kardus sepeda di kantornya.
Nantinya, beliau jugalah
yang akan banyak membantu
saat kami berkemas pulang.
Terimakasih Tuhan untuk kebaikan pertama
yang kami terima disini!

bottom of page


